Selasa, 13 September 2011

Perbandingan kit power amplifier rakitan


1. Gain clone LM3886, TDA7294
Sesuai dengan fungsi/aplikasi pada datasheetnya, amplifier ini lebih cocok
untuk ruangan kamar karena dayanya sekitar 50watt-an. Aplikasinnya ada di high-end tv dan surround sound. Keduanya bekerja pada kelas AB. TDA7294 sudah menggunakan sepasang mosfet sebagai finalnya, sedangkan LM3886 masih menggunakan transistor biasa.


Pengetesan...
Dengan speaker mulai 6" sampai 15" nada bass cukup pas-pasan, menggunakan
dua speaker bassnya baru terasa nambah. Amplifier ini low noise dan low gain sehingga haus sinyal input. Sinyal input harus diperkuat dengan rangkaian super galaxy ditambah tone control, kalau tidak begini nada bass sungguh pas-pasan.
low noise, hampir seperti pada kondisi power off. Saya mencobanya pada PCB stereo.
catu daya 24v ct 24v, daya output kiri-kira sebesar OCL. Soal respon frekuensi jangan diragukan. Yang perlu diingat adalah bodi case terhubung ke jalur supply negatif, jadi jangan lupa untuk memasang isolatornya.

2. OCL
Rangkaian ini cukup populer. Biarpun orang-orang banyak yang mengucilkan power ini,
saya masih memakai power ini. Mereka bilang transistor 2N3055 model jengkol bersuara kasar. kalau melihat datasheetnya dan membandingkannya dengan MJ2955 mungkin ya. Tetapi hasil tes justru bagus. Suara treble halus, medium jernih, kenceng, bass lumayan. Saya tes dihalaman yang luas pakai ACR C1230, suara bagus, nada bas memang kurang, kekurangan ini ada di speaker bukan di power. Speaker ganti dengan black magic dan sedikit modifikasi pada box-nya nada bassnya baru keluar. Sampai saat ini saya belum menemukan power amplifier rakitan yang lebih bagus dari amplifier ini. Rangkaian paling sederhana dan harga murah meriah. Daya output bisa disesuaikan dengan nilai supply-nya, kecil sekitar 70 Watt dengan supply 32V ct. Input supply mulai dari 18v sampai 32v. PA ini digeber panas sampai solderan meleleh dan kabel lepas. Pasang lagi kabel, Ok lagi. Ini kelebihan PA OCL transistor model jengkol. PA ini optimal untuk men-drive speaker 12". Untuk speaker lebih dari 12", bisa kita gunakan amplifier yang ber-supply lebih dari 32 volt.



3. Kelas A, mosfet, cresscendo, axl
Beberapa rangkaian ini sudah pernah saya rakit, hasilnya kurang memuaskan. Cocoknya untuk lapangan. Untuk ruangan sungguh sayang listrik. Setingan panas, watt mungkin kurang dari OCL. Amplifier ribet dan transistor mosfet mahal ini tidak saya sukai karena tidak jauh beda dengan amplifier rata-rata. Gain bass kecil mirip power amplifier IC. Maksud PA ini yang diunggulkan adalah di nada treble yang bening pada level volume tinggi (ini kalau bisa nyetingnya). Saya rasa amplifier yang lain juga bening asal jangan dipaksakan. PA kelas A ini kurang saya sukai.



4. STK
menurut percobaan teman-teman hampir sama dengan OCL. Kelebihannya suara yang lebih
halus. Kualitas suara diserahkan ke merek IC ini (Sanyo), kita tinggal memasang komponen luarnya saja. Sayangnya kualitas IC STK yang ada di pasaran diragukan. Bodinya seperti terbuat dari bahan plastik biasa bukan plastik karbon. Harganya sekitar 35 ribu. Toko yang lain malah bilang sudah tidak dijual lagi termasuk pcb-nya, karena IC STK yang asli harganya lebih dari 100 ribu. IC STK versi kecil dari sanyo, LA4440

5. Blazer
Sering dipakai organ tunggal, hampir semua menggunakan ini. Saya rakit 2 blok mono dengan satu trafo, hasil suara tanpa dengung, ok-ok saja. Dengan penambahan kit master mixer/giga bass output bisa mencapai 400 Watt. Jika output dibebankan ke lampu 63v450w lampu menyala putih dan putus. Saya menggunakan trafo 10A/56V atau sekitar 600Watt-an. Karakteristik dari amplifier ini diklaim ngebass tetapi kurang detail di mid & treble, ini sifat dari transistor final yang dipasang secara common emitor (maksud saya supply masuk ke kaki emitor, mohon koreksi), sehingga output jalur speaker keluar dari kaki kolektor.

6. Power amplifier 600W dengan IC LM741, meniru ronica dengan modifikasi ngarang
Transistor final sering jebol karena kelebihan satu tingkat transistor penguat
(darlington). Banyak yang salah pengertian. Sebenarnya rangkaian ini dimaksudkan
untuk transistor final yang besar ber-gain rendah dan dipasang dengan jumlah banyak
(misal 5 pasang), tetapi orang-orang malah memasangnya cuma 1 atau 2 pasang saja, jelas transistor final sering mati.


7. Leach, metapower
Tidak jauh beda dengan PA di atas, transistor final sering mati padahal sudah komplit dengan fitur over-load-protect. Katanya sih bassnya lebih pulen. Kata teman, bass yang pulen itu tidak pecah atau hentakan bass pendek. Mohon koreksi...! Layak dijadikan percobaan

8. Open air
Menurut percobaan teman-teman, amplifier ini bersuara mid, kurang cocok untuk low.
komponen pada papan rangkaian lebih sederhana dengan jumlah transistor lebih sedikit. Banyak toko amplifier di pasar cikapundung Bandung menggunakan kit ini.

9. Apex
Sebagian besar rancangannya meniru current-dumping-amplifier. Kalau boleh jujur amplifier rakitan ini dijadikan bisnis di salah satu forum komunitas yang terkenal di negara kita. Gaya orang dagang memang seperti itu, melariskan dagangannya dengan mengagung-agungkan produknya. Tidak sedikit konsumen mengeluh karena transistor finalnya banyak yang rusak. Untuk amplifier ini yang menurut saya bagus hanya yang bertipe SR200, bukan yang BXXX/HXXX. PCBnya sudah ada di kota Bandung.

Semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Saya rasa semuanya bagus jika
kita mengerti kelebihan dan kekurangannya. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya, perasaan kita menjadi baik sehingga kita tidak mudah putus asa seperti langsung mengecap jelek PA tetentu. Biasanya cocok-cocokan, misal kit power ini cocoknya digabung dengan kit yang itu. Jika memakai kit power saja tanpa tambahan kit pendukung yang lain hasilnya kurang maksimal. Sebaiknya kita jangan terlalu berharap daya besar. Power IC LA4440 kurang dari 20 Watt saja bisa sekenceng power OCL, cuma beda di nada bassnya yang tidak bisa panjang. IC AN7145 berdaya kurang dari 15 watt sanggup menggetarkan kaca dengah satu speaker woofer 6".

Beberapa penjual di toko merancang amplifier dengan rancangan gaya masing-masing dan mengecap amplifier rakitannya lebih baik (nada jernih & bass solid) dari amplifier yang lain. Mereka juga bilang "kami spesialis amplifier, sudah lama dan berpengalaman"
Pernyataan di paragraf ini jangan dipercaya!!! Jangan langsung percaya sama orang yang belum dikenal!!! Penjual memang wajar seperti itu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar